close
General

Makna Dari “Bintang” Di Sebuah Hotel

gold-star-clipart-830×782

Tempat penampungan buat pendatang atau bisa juga bangunan penyedia pondokan dan makanan untuk umum. Jadi, pada mulanya hotel memang diciptakan untuk melayani masyarakat. City Hotel itulah pelopor pembangunan penginapan gaya baru yang lebih fashionable. Hotel berasal dari kata hostel, konon diambil dari bahasa Perancis kuno. Bangunan publik ini sudah disebut-sebut sejak akhir abad ke-17.

Tak aneh kalau di Inggris dan Amerika, yang namanya pegawai hotel dulunya mirip pegawai negeri alias abdi masyarakat. Tapi, seiring perkembangan zaman dan bertambahnya pemakai jasa, layanan inap-makan ini mulai meninggalkan misi sosialnya. Tamu pun dipungut bayaran. Sementara bangunan dan kamar-kamarnya mulai ditata sedemikian rupa agar membuat tamu betah. Meskipun demikian, bertahun-tahun standar layanan hotel tak banyak berubah.

Dan pertanyaan mengenai hotel berbintang, mungkin bagi kamu seorang pebisnis atau bahkan bahasa pasarannya nih “mereka yang berduit” paham akan istilah hotel bintang lima. Namun, kebanyakan orang awam kurang paham akan istilah ini. Banyak dari mereka yang mengira bahwa hotel bintang lima yakni, hotel yang terdapat 5 bintang pada hotelnya. Nah pada kesempatan ini, saya ingin membahas mengenai makna dari istilahbintang‘ disebuah hotel.

Arti Bintang Dari Sebuah Hotel

Hampir 75% penduduk di dunia pernah menginap di hotel. Hotel didirikan mulai dari bangunan kecil (Menyerupai Ruko) sampai Gedung-gedung menjulang yang sangat indah. Setiap orang memiliki kesempatan menginap di hotel, mungkin hanya sekedar menginap dan menikmati fasilitas yang diberikan, atau menginap karena sedang melakukan aktivitas hiburan atau rutin seperti dinas keluar kota atau konser keluar negeri.

Namun, sebelum kamu memesan atau bahkan sebelum menentukan dimana kamu akan menginap. Pastinya akan mencari tahu dulu bagaimana fasilitas dan pelayanan yang akan diberikan kepada kamu.

Pada saat kita mencari hotel, sering kita denger istilah “hotel bintang 3”, “hotel bintang 5”, namun tahukah kita apakah arti dari bintang-bintang tersebut? Apa hanya sebagai hiasan atau pajangan di iklan surat kabar atau tv? tidak, Bintang tersebut menyatakan kelas yang dimiliki hotel tersebut.

Taraf bintang bisa dimulai dari bintang 1 hingga bintang 5 bahkan lebih. Semakin banyak bintang yang dimiliki suatu hotel, maka semakin lengkap pula fasilitas yang diberikan untuk para pengunjung. Jadi kesimpulanya ialah hotel bintang lima ialah hotel yang memiliki fasilitas dan pelayanan hingga kamar yang lebih baik ketimbang hotel biasa.

Menurut peraturan suatu negara, menentukan hotel berbintang dapat dinilai dari :

  • Jumlah kamar yang disediakan hotel untuk para pengunjung yang akan menginap.
  • Struktur dari bangun hotel tersebut.
  • Perlengkapan dan fasilitas yang disediakan hotel.
  • Mutu Pelayanan Hotel.

Klasifikasi Hotel Berdasarkan Bintang

  • Bintang Satu

Biasanya dikelola langsung oleh si pemilik dan ukurannya relatif kecil. Namun, berlokasi strategis, di tempat ramai, dan memiliki akses ke transportasi umum. Tentu aja harganya jauh lebih murah. Kriterianya antara lain:

  1. Kamar tipe standar dengan jumlah kamar minimal 15.
  2. Kamar mandi dalam.
  3. Luas kamar minimal 20 meter persegi.
  • Bintang Dua

Akses menuju hotel bintang dua biasanya bisa dicapai dengan mudah. Berlokasi di lingkungan yang aman, bersih, dan bebas polusi. Gedungnya juga terawat dan rapi. Kriterianya seperti ini:

  1. Jumlah kamar standar minimal 20.
  2. Tipe kamar suite minimal 1 kamar.
  3. Kamar mandi dalam.
  4. Kamar mempunyai TV dan telepon.
  5. Luas kamar standar minimal 22 meter persegi.
  6. Luas kamar suite minimal 44 meter persegi.
  7. Pintu kamarnya dilengkapi pengaman.
  8. Ada lobi.
  9. Ada AC dan jendela.
  10. Memiliki fasilitas penerangan 150 lux.
  11. Ada sarana olahraga dan rekreasi.
  12. Ada bar.
  • Bintang Tiga

Dari hotel bintang tiga, kamu lebih punya akses mudah untuk menjelajah tempat wisata, pusat belanja dan pusat bisnis. Juga dekat tol, jadi bukan hanya cocok untuk wisatawan tapi juga untuk pebisnis. Para karyawannya juga terlihat rapi, profesional dan siap melayani kamu dengan ramah. Kriterianya adalah sebagai berikut:

  1. Lobinya memiliki desain yang apik.
  2. Jumlah kamar standarnya minimal 30.
  3. Jumlah kamar suite minimal 2.
  4. Kamar mandi dalam.
  5. Luas kamar standar minimal 24 meter persegi.
  6. Luas kamar suite minimal 48 meter persegi.
  7. Ada toilet sendiri.
  8. Ada sarana rekreasi sekaligus olahraga.
  9. Dilengkapi AC dan jendela.
  10. Terdapat resto yang menghidangkan makanan untuk makan pagi, makan siang dan makan malam.
  11. Tersedia valet parking.
  • Bintang Empat

Karyawan di hotel bintang empat tentunya lebih profesional. Bahkan, mereka tahu mengenai tempat wisata di sekitar hotel. Pelayanan yang diberikan pastinya di atas rata-rata. Hotel ini memiliki bangunan yang luas dan cukup besar, dekat dengan tempat wisata, tempat belanja, dan pusat hiburan. Kriteria hotel bintang empat adalah sebagai berikut:

  1. Jumlah kamar tipe standar minimal 50.
  2. Ada minimal 3 kamar suite.
  3. Kamar mandi dalam dengan air panas/dingin.
  4. Luas kamar standar minimal 24 meter persegi.
  5. Luas kamar suite minimal 48 meter persegi.
  6. Luas lobi minimal 100 meter persegi.
  7. Tersedia bar.
  8. Tersedia sarana rekreasi dan olahraga.
  • Bintang Lima

Dan ini mungkin yang paling kamu tunggu-tunggu, merupakan hotel termewah dengan pelayanan multibahasa. Karena sangat mementingkan tamu, maka setiap tamu yang masuk akan disambut dengan ramah oleh staf. Setiap tamu juga diberikan welcome drink, bahkan diberikan daftar anggur yang bisa dipilih saat masuk ke kamar hotel. Inilah sebabnya mengapa dikatakan bahwa hotel bintang lima jauh lebih mewah ketimbang hotel bintang lainnya.

Bahkan mereka yang menginap disana bukanlah sembarang orang, seperti yang dijelaskan diatas bahwa penghuni hotel bintang lima ini, mereka yang memiliki banyak uang. Kriterianya adalah sebagai berikut:

  1. Jumlah kamar tipe standar minimal 100.
  2. Menyediakan minimal 4 kamar suite.
  3. Kamar mandi dalam dengan air panas/dingin.
  4. Luas kamar standar minimal 26 meter persegi.
  5. Luas kamar suite minimal 52 meter persegi.
  6. Tempat tidur dan perabotan dalam kamar memiliki kualitas tinggi.
  7. Fasilitas resto tersedia selama 24 jam dan makanan bisa diantar ke kamar.
  8. Tersedia pusat kebugaran dan valet parking.

Hotel memiliki keunikan rancangan yang berbeda-beda baik dari sisi kelengkapan ruang, kelengkapan layanan, penampilan bangunan, maupun suasana dalam bangunan yang dirancang. Hal ini dipengaruhi oleh kegiatan khusus atau lebih spesifik dari para tamu hotel. Proses perncanaan sebuah hotel perlu diperhatikan berbagai komponen yang terkait, yang berbeda-beda sesuai dengan jenis hotel yang direncanakan.

Jenis Hotel Menurut Tujuan Kedatangan Tamu

  • Bussiness Hotel.

Merupakan hotel yang dirancang untuk mengakomoasi tamu yang mempunyai tujuan berbisnis. Hotel seperti ini memerlukan berbagai macam fasilitas seperti olahraga, bersantai, jamuan makan ataupun minum, fasilitas negosiasi dengan mengedepankan kenyamanan dan privasi yang tinggi. Selain itu standart luas ruang pertemuan juga perlu dipertimbangkan.

Pleasure Hotel. Merupakan hotel yang sebagian besar fasilitasnya ditujukan untuk memfasilitasi tamu yang bertujuan berekreasi. Sebagai fasilitas pendukung aktivitas rekreasi, hotek seperti ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk bersantai dan relaksasi baik itu unutk krgiatan outdoor ataupun indoor.

  • Country Hotel

Merupakan hotel khusus bagi tamu antar negara. Hotel seperti ini sangant memerlukan privasi dan kemanan yang sangat tinggi. Biasanya lokasi hotel tersebut berada di pusat kota agar dekat dengan pusat pemerintahan suatu negara, atau berada jauh dari pusat kota tetapi lokasi tersebut mempunyai nilai lebih seperti pemandangan yang indah sehingga tamu daapt beristirahat dengan nyaman.

  • Sport Hotel

Merupakan hotel yang fasilitasnya ditujukan terutama untuk melayani tamu yang bertujuan untuk berolahraga. Untuk fasilitas sport hotel hampir sama dengan fasilitas pleasure hotel, hanya saja untuk fasilitas olah raga lebih ditonjolkan, tidak hanya sekedar fasilitas olah raga untuk berekreasi TELfasilitas untuk berekreasi juga tetap diadakan karena tidak semua tamu yang menginap di hotel tersebut merupakan kalangan penggemar olah raga saja tetapi juga merupakan masyarakat biasa.

Jenis Hotel Menurut Lamanya Tamu Menginap

  • Transit Hotel.

Hotel dengan waktu inap tiak lama (harian). Fasilitas yang dapat mendukung hotel seperti ini adalah layanan pada tamu dalam waktu singkat seperti laundry, restoran, dan agen perjalanan.

  • Semiresidential Hotel.

Dengan rata-rata waktu inap tamu cukup lama (mingguan). Fasilitas hotel seperti ini perlu dilengkapi dengan fasilitas yang lebih bervariasi, tidak membosankan, dan untuk waktu yang relatif lebih lama, seperti fasilitas kebugaran (spa, jogging track, tenis, kolam renang,dll), dan fasilitas rekreasi (restoran, cafe, taman bermain,dll).

  • Residential Hotel

Hotel dengan waktu kunjungan tamu yang tergolong lama (bulanan). Hotel seperti ini mengedepankan rasa nyaman dan keamanan pada tamu hotel. Fasilitas yang disediakan biasanya fasilitas yang dibutuhkan sehari-hari seperti supermaket atau perbelanjaan, fasilitas kebugaran, (spa, jogging track, tenis, kolam renang,dll), fasilitas rekresi (taman bermain, restoran, cafe, dll).

Maka dari itu perletakan hotel yang seperti ini biasanya digabungkan atau join dengan tempat perbelanjaan atau supermaket agar saling dapat memberikan keuntungan, layanan dan sebagai daya tarik pengunjung.

Jenis Hotel Menurut Jumlah Kamar

  • Small Hotel

Hotel dengan jumlah kamar maksimal 25 kamar. Hotel ini biasanya dibangun di daerah dengan angka kunjungan rendah.

  • Medium Hotel

Hotel dengan jumlah kamar sekitar 29-299 kamar. Hotel ini biasanya dibangun di daerah dengan angka kunjungan sedang.

  • Large Hotel

Hotel dengan jumlah kamar minimun 300 kamar. Hotel ini biasanya dibangun di daerah dengan angka kunjungan tinggi.

Jenis Hotel Menurut Lokasinya

  • City Hotel

Hotel yang terletak di pusat kota dan biasanya menampung tamu yang bertujuan bisnis atau dinas. Sasaran konsumen dari hotel ini adalah tamu pebisnis atau urusan dinas, lokasi yang dipilh sebaiknya mendekati kantor-kantor atau area bisnis di kota tersebut.

  • Down Town Hotel

Hotel yang berlokasi di dekat perdagangan dan perbelanjaan. Sasaran konsumen dari hotel ini adalah pengunjung yang ingin berwisata belanja ataupun menjalin relasi dagang. Kadang hotel ini dibangun brgbung dengan suatu fasilits perbelanjaan agar dapat saling memberikan keuntungan.

  • Suburban Hotel

Hotel yang berlokasi di pinggir kota. Sasaran konsumen dari hotel ini adalah tamu yang menginap dengan waktu pendek dan merupakan fasilitas transit masyarakat yang sedang melakukan perjalanan.

  • Resort Hotel

Hotel yang dibangun di tempat-tempat wisata. Tujuan pembangunan hotel ini adalah sebagai fasilitas akomodasi dari suatu aktivitas wasata.

Hotel Berbeda Dengan Usaha Lainnya

Mungkin kamu pernah dengar istilah kasar seperti halnya “emang loh pikir ini hotel milik keluarga kamu?” Yah siapa yang tak pernah dengar istilah ini, bahkan dalam sebuah film juga kerap menggunakan kata-kata semacam itu. Dan yang seperti kita tahu bahwa Hotel ada sebuah usaha seseorang atau bahkan sebuah usaha keluarga. Dan inilah yang membuat hotel sangat berbeda dari bisnis lainnya.

  1. Hotel merupakan perusahaan yang padat modal serta padat karya yang artinya dalam pengelolaanya memerlukan modal usaha yang sangat besar dengan tenaga pekerja yang banyak pula.
  2. Pelanggan diperlakukan bagaikan raja dan pelanggan juga diperlkukan sebagai mitra kerja dalam usaha karena keuntungan yang didapat hotel sangat tergantung pada banyaknya pel;anggan yang menggunakjan fasiliotas hotel tersebut.
  3. Hotel begitu berbeda dengan usaha lainnya, dimana didalam beroperasi hotel berlangsung selama 24 jam sehari. Tanpa adanya hari libur guna untuk melayani pelanggan hotel dan masyarakat umum yang ingin menggunakan jasa hotel.
  4. Sangat dipengaruhi oleh keadaan dan perubahan yang terjadi pada sektor ekonomi , politik, sosial, budaya dan keamanan dimana hotel tersebut berada.

Jika hendak ingin berliburan atau bahkan memiliki rencana bersama orang yang dikasih menginap disebuah hotel, ada baiknya jika mengetahui hotel seperti apa yang nantinya akan kamu tempati. Untuk itu demikianlah pembahasan mengenai hotel berbintang tersebut. 

 

Tumbeho Zen

The author Tumbeho Zen